Organisasi Kepolisian Negara Republik Indonesia

Organisasi Polri yang dirancang dan disusun secara berjenjang dari suatu  tingkat pusat hingga ke sebuah kewilayahan. Untuk itu  Adanya suatu Organisasi pada  Polri di tingkat pusat yang  barangkali disebut adanya suatu Markas yang Besar pada  Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), yakni sebuah  organisasi Polri tingkat pada kewilayahan barangkali  disebut Kepolisian Republik Indonesia Daerah yang disebut (Polda) pada  tingkat provinsi, dan adanya Kepolisian Republik Indonesia (Polres) pada  tingkat kabupaten atau kota, dan ada ulang kepada Kepolisian Republik Indonesia Sektor (Polsek) di suatu lokasi kecamatan.

Polri

 Unsur Mabes dan Unsur Pimpinan

Adanya suatu Unsur pimpinan Mabes Polri adalah yakni adanya Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Yang dimaksud pada  Kapolri adalah adanya suatu kepemimpinan Polri yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden.

Unsur Pengawas dan Pembantu Pimpinan/Pelayanan

  • Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum),
  • Asisten Kapolri Bidang Operasi (As Ops),
  • Asisten Kapolri disebuah Bidang Perencanaan Umum Anggaran (Asrena),
  • Asisten Kapolri yang diBidang Sumber Daya Manusia yang senantiasa disebut (AS SDM),
  • Asisten Kapolri Bidang Sarana dan Prasarana (Assapras),
  • Adanya Divisi di dalam Pertanggung jawaban pada Profesi dan sebuah  Pengamanan Internal (Div Propam),
  • Divisi Hukum (Div Kum).
  • Divisi Hubungan Masyarakat (Div Humas).
  • Divisi Hubungan Internasional (Div Hubinter),
  • Divisi pada Teknologi Informasi dan Komunikasi kepada Kepolisian (Div TIK Pol),
  • Staf Pribadi Pimpinan (Spripim)
  • Sekretariat Umum (Kasetum).
  • Pelayanan Markas (Kayanma).
  • Staf Ahli Kapolri.

Unsur Pelaksana Tugas Pokok

Unsur Pelaksana Tugas Pokok terdiri dari:

  • Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam),
  • Badan Reserse Kriminal (Bareskrim),
  • Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam),
  • Korps Brigade Mobil (Korbrimob),
  • Korps Lalu Lintas (Korlantas),
  • Biro Operasi Polri,
  • Khususnya pada Detasemen 88 Anti Teror Polri (Densus 88 AT),

Unsur Pendukung

Unsur Pendukung, terdiri dari:

  • Adanya unsur Lembaga Pendidikan dan suatu Pelatihan pada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Lemdiklat Polri),

Polda

  • Yang dimaksud Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah (Polda) merupakan adanya satuan sebuah pelaksanaan yang utama  kepada Kewilayahan yang berada di bawah Kapolri. Polda bertugas menyelenggarakan tugas Polri pada tingkat kewilayahan. Setiap Polda menjaga keamanan sebuah Provinsi.
  • Polres, membawahi Kepolisian Negara Republik Indonesia Sektor. Untuk kota – kota besar, Polres dinamai Kepolisian Resor Kota Besar, dan untuk jenis urban dinamai Kepolisian Resor Kota. Setiap Polres menjaga keamanan sebuah Kotamadya atau Kabupaten.
  • Untuk Polsek dan Polsekta yang barangkali dipimpin oleh seseorang Ajun Komisaris Besar Polisi (khusus untuk Polda Metro Jaya) atau Komisaris Polisi (untuk jenis urban), namun di Polda lainnya, Polsek atau Polsekta yang dipimpin oleh perwira yang berpangkat Ajun Komisaris Polisi (tipe rural).  Setiap Polsek menjaga keamanan sebuah Kecamatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *